HEMATOLOGI
Hematologi adalah cabang ilmu kedokteran yang mempelajari
tentang darah dan kelainan pada darah, termasuk komponen darah, sumsum tulang,
dan sistem limfatik (getah bening), mengutip John Hopkins Medicine.
Hematologi merupakan subspesialisasi penyakit dalam. Hematologi bertujuan
memahami berbagai komponen darah,
bagaimana kelainan pada darah dapat terjadi, pengaruhnya terhadap kesehatan,
hingga cara menanganinya.
Pemeriksaan hematologi dibutuhkan bagi orang yang
dicurigai mengidap penyakit yang berhubungan dengan kelainan darah. Namun,
beberapa pasien kemoterapi juga memerlukan pemeriksaan ini untuk menguji
respons tubuh mereka.Dokter mungkin akan merekomendasikan Anda menjalani tes
hematologi untuk memastikan beberapa penyakit berikut ini:
·
Peradangan
·
Anemia
·
Hemofilia dan gangguan pembekuan darah lainnya
·
Leukemia
·
Limfoma
·
Myeloma
·
Keganasan hematologi lainnya
1.
Jenis pemeriksaan hematologi
Terdapat beberapa jenis tes hematologi yang
dapat dilakukan dokter untuk menegakkan diagnosis suatu penyakit, yakni:
1. Pemeriksaan darah lengkap (complete blood count/CBC)
Pemeriksaan darah lengkap,
disebut pula hematologi lengkap, merupakan pemeriksaan umum yang dilakukan
dokter untuk mendiagnosis atau memantau penyakit Anda. Pemeriksaan ini
juga biasa dilakukan untuk mendiagnosis anemia, kanker darah tertentu, penyakit
akibat peradangan (inflamasi) dan infeksi, hingga memantau kehilangan darah.CBC
dilakukan dengan pengambilan darah melalui vena untuk memeriksa kadar dan
karakteristik semua tipe sel darah, di antaranya:
·
Sel darah putih (leukosit)
·
Sel darah merah (eritrosit)
·
Trombosit (keping darah atau platelet)
·
Hemoglobin (Hb)
2. Waktu protrombin (prothrombin time/PT)
Pemeriksaan waktu protrombin, disebut juga waktu
protrombin parsial, merupakan tes yang dilakukan untuk mencari gangguan
perdarahan atau masalah
pembekuan darah. Tes ini juga dapat
memantau progres terapi antikoagulasi.
3. Tes enzim darah
Tes enzim darah terdiri dari berbagai jenis. Tes ini
biasanya dilakukan untuk menghitung jumlah kadar enzim tertentu dalam darah dan
berguna untuk mendiagnosis kondisi kardiovaskuler, termasuk serangan
jantung.
4. Biopsi sumsum tulang
Meski bukan tergolong tes umum, biopsi sumsum tulang merupakan
tes yang juga dilakukan oleh seorang hematolog. Tes ini dilakukan dengan
melibatkan pengambilan sel dari sumsum tulang untuk menganalisis berbagai jenis
penyakit. Jenis penyakit yang bisa didiagnosis atau dipantau melalui
biopsi sumsum tulang antara lain anemia, trombositopenia, hingga beberapa jenis
kanker.
Sumber:https://www.sehatq.com/artikel/hematologi-ilmu-kedokteran-tentang-darah/amp
🔊Mau tau info menarik mengenai kegiatan HMJ-TLM PKM ?🤗
Stay tune terus yah di akun sosial media kami✨🌹,dan jangan lupa juga kunjungi sosial media kami dibawah ini✨✨
➖➖➖➖➖➖➖➖
📸instagram : @hmjtlmpkm
👥Facebook : HMJ TLM PKM
📽Youtube : HMJ TLM PKM
📧Email :hmjtlmpkm@gmail.com
📱Tiktok : hmjtlmpkm
.png)
.png)


